Mengapa Di Korea Umur 11 tahun menjadi 12 tahun ??
Mengapa Di Korea Umur 11 tahun menjadi 12 tahun ??
Penasaran Bukan dengan Jawaban diatas .
Baiklah kami akan akan membahas sekilas tentang umur di Korea dan istilah kekeluargaan yang biasa digunakan di sana.
Di Korea, umur adalah sesuatu yang cukup penting dan menentukan banyak
hal; penggunaan istilah keluarga/pertemanan/senioritas, tata bahasa,
tata krama dan lain sebagainya. Maka dari itu, pertanyaan tentang
umur/tahun kelahiran di Korea adalah sesuatu yang umum (walaupun bagi
sebagian perempuan tidak :) )
Perhitungan umur di Korea juga berbeda dengan kita di sini.
Sebagai contoh, Jae Kwon dan Jae In lahir pada 17 Oktober 1995. Di Indonesia, saat ini mereka berusia 15 tahun, menjelang 16.
Tetapi di Korea, mereka sudah berusia 17 tahun.
Mengapa begitu?
Jadi, di Korea, saat kita dilahirkan, kita sudah berusia 1 tahun.
1 tahun tersebut dianggap sebagai usia di dalam kandungan ibu.
Dan setiap pergantian tahun baru lunar (설날) usia SEMUA orang di Korea
ditambahkan 1, walaupun itu belum waktunya berulang tahun.
Jadi, nanti begitu saatnya ulang tahun, usiamu hanya akan berbeda 1
tahun lebih tua dari usia ‘sebenarnya’ (tidak ditambah 1 tahun lagi,
karena sudah ditambah saat tahun baru lunar).
Contoh:
Lunar New Year tahun ini jatuh pada tanggal 3 Februari.
Sebelum 3 Februari, Jae Kwon dan Jae In berusia 16 tahun.
Mulai tanggal 3 Februari, Jae Kwon dan Jae In dianggap berusia 17
tahun. Nanti pada tanggal 17 Oktober 2011, mereka tetap 17 tahun.
Jadi, berapa umur Korea-mu? :)
Orang Korea menggunakan umur sebagai patokan tata krama dan bahasa yang harus digunakan.
Beda tahun (dalam beberapa kasus, bulan atau bahkan menit) pun sangat menentukan.
Mereka harus menyebut orang yang lebih tua dengan sebutan tertentu.
Sebutan tersebut dikenal sebagai kinship terms (istilah kekeluargaan).
Beberapa istilah kekeluargaan paling sering kita temui di dunia fandom Korea:
Oppa, panggilan perempuan pada laki-laki yang lebih tua.
Hyeong, panggilan laki-laki pada laki-laki yang lebih tua.
Eonni, panggilan perempuan pada perempuan yang lebih tua.
Nuna, panggilan laki-laki pada perempuan yang lebih tua.
Dongsaeng, panggilan laki-laki dan perempuan pada laki-laki/perempuan yang lebih muda.
Istilah di atas merupakan sebutan oleh dan bagi orang-orang yang memang memiliki ikatan keluarga, atau sudah akrab.
Selain itu, kita mengenal istilah seonbae/seonbaenim (senior) dan hubae
(junior). Istilah ini bukan istilah kekeluargaan, melainkan lebih ke
arah tingkatan profesi/sekolah.
Sebagai contoh, aku menyebut Lee Hyori dengan ‘Hyori eonni’.
Ini karena aku adalah seorang fan. Fan biasanya memosisikan diri mereka akrab dengan para idolanya *ehem*
Kalau aku nggak kenal sama Hyori sama sekali, aku harus memanggilnya
dengan Lee Hyori-sshi atau Hyori-sshi. Ini lebih umum dan sopan. Ingat,
TIDAK bisa memanggil dengan Lee-sshi.
Kalau Yoona SNSD,
misalnya, dia bisa memanggil Hyori dengan Hyori seonbae/seonbaenim. Tapi
jika hubungannya dengan Hyori akrab, maka dia bisa memanggil Hyori
dengan Hyori eonni.
Naah, dalam beberapa kasus, terjadi hal berikut ini.
Pernah melihat idola kalian yang umurnya hanya berbeda bulan tapi tetap memanggil dengan sebutan hyeong/eonni/oppa/nuna?
Contoh:
Jaejoong (JYJ) lahir pada 26 Januari 1986, Yuchun pada 4 Juni 1986, Junsu pada 15 Desember 1986.
Yuchun dan Junsu memanggil Jaejoong dengan sebutan ‘hyeong’, padahal mereka semua lahir di tahun yang sama.
Mengapa?
Contoh lagi:
Kyuhyun (Super Junior) lahir pada 3 Februari 1988, Kibum 21 Agustus 1987, Ryeowook 21 Juni 1987.
Tahun kelahiran Kyuhyun dan Kibum-Ryeowook berbeda 1 tahun, tapi Kyuhyun tidak memanggil mereka dengan ‘hyeong’.
Mengapa?
Jawabannya, jelas bukan karena Jaejoong terlalu berkharisma, atau Kyuhyun itu ‘evil maknae’ (walaupun mungkin memang iya) :D
Di Korea, musim masuk sekolah adalah bulan Maret.
Jadi, setiap anak yang sudah berusia 6 tahun (umur masehi) sebelum Maret, boleh masuk sekolah.
Itulah yang menyebabkan kenapa Jaejoong dipanggil ‘hyeong’.
Berdasarkan tahun kelahiran, dia memang anak 86, tapi dia masuk sekolah
lebih dulu daripada Yuchun dan Junsu. Yuchun dan Junsu baru masuk
sekolah bulan Maret tahun depannya.
Maka, di sekolah, Jaejoong
adalah seonbae mereka. Teman-teman yang dianggap Jaejoong ‘tonggap’
(teman seumuran) adalah mereka yang lahir pada Maret 1985 hingga
Februari 1986.
Sama halnya dengan Kyuhyun. Dia memang anak 88,
tapi dia lahir di bulan Februari, maka dari itu dia masuk ke dalam
angkatan Ryeowook dan Kibum.
Jadi, sekarang tahu kan alasannya, mengapa Wooyoung, Junho dan Chansung 2PM itu ‘tonggap’? ;)
Lalu kasus yang lain adalah istilah kekeluargaan pada anak kembar.
Junsu (JYJ) memanggil Junho dengan ‘hyeong’, padahal mereka lahir hanya
berbeda satu menit saja. Hwa Young (T-ara) pun memanggil Hyo Young
(Co-Ed/5 Dolls) dengan sebutan ‘eonni’, padahal lahir hanya berbeda 3
menit.
Ini membuktikan bahwa di Korea, umur dianggap sangat
penting untuk menentukan istilah kekeluargaan yang akan dipakai, dan
juga tata krama yang akan digunakan.
Jadi sekarang mengerti kan mengapa Jae In harus memanggil ‘oppa’ pada Jae Kwon? ^^
Nah Itu dia Jawaban dari pertanyaan Kalian Semoga membantu dan bermanfaat.
Jika ada kesalahan, mohon koreksinya ^^
cr: Korean Drama Lovers
Tidak ada komentar:
Posting Komentar